fbpx
Indonesia Memang Oke!
Cara Benar Diet DEBM yang Sedang Tenar
Kesehatan

Cara Benar Diet DEBM yang Sedang Tenar

Indonesiaoke.id – Diet DEBM atau Diet Enak Bahagia dan Menyenangkan menjadi cara tepat bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan dengan cara cepat, tanpa harus merasakan kelaparan. Bahkan, kita bebas mengonsumsi makanan berlemak seperti daging, telur maupun keju.

Diet DEBM ini adalah perpaduan dari konsumsi makanan tinggi lemak dengan karbohidrat yang sangat rendah. Nah, bagi Anda yang sudah terbiasa makan nasi, roti atau mie sebagai makanan pokok harus mulai beralih.

Pasalnya, makanan-makanan tinggi karbohidrat tersebut dilarang untuk dikonsumsi. Sehingga cadangan karbohidrat dalam bentuk glukosa atau gula darah akan dibakar secara terus menerus. Satu-satunya jenis karbohidrat yang aman dikonsumsi hanyalah makanan dengan indeks glikemik rendah.

Sebagai gantinya, Anda boleh memperbanyak konsumsi makanan yang kaya protein dan lemak serta sayuran menyehatkan. Anda juga bebas mengonsumsi jenis protein dan sumber lemak, seperti ikan, ayam, daging, telur, bahkan jeroan.

Dalam diet rendah karbohidrat, protein yang dapat dikonsumsi memang tidak terbatas, tapi ada beberapa protein yang direkomendasikan dalam menu diet DEBM, antara lain :

– Daging, terutama dari hewan yang makan rumput, seperti sapi, kambing, babi, dan ayam.

– Ikan, terutama yang berasal dari alam bebas, misalnya salmon liar.

– Telur, terutama yang sudah diperkaya dengan omega-3.

Yang membuat diet DEBM menjadi enak dan menyenangkan adalah pengolahan sumber protein ini tidak dibatasi. Protein boleh dimasak dengan cara dibakar, direbus, hingga digoreng. Namun, Anda tetap tidak boleh menambahkan gula, kecap, madu, dan bahan pemanis lainnya.

Tinjauan dari Sisi Kesehatan

Penurunan berat badan yang dialami oleh para penganut diet DEBM bisa dijelaskan secara medis. Ketika Anda membatasi atau tidak lagi mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, maka tubuh akan beralih menggunakan glukosa dan glikogen dari hati dan otot untuk menggantikan peran karbo dalam menghasilkan energi.

Untuk melepaskan 1 gram glikogen saja dibutuhkan 3 gram air dari dalam tubuh. Dengan kata lain, saat Anda mengalami penurunan berat badan yang drastis setelah menjalani diet DEBM, maka bobot yang berkurang sebetulnya adalah air tubuh, bukan lemak.

Nah, ketika kadar karbohidrat di dalam tubuh benar-benar menipis, maka tubuh mulai akan membakar lemak sebagai sumber energi. Perubahan metabolisme ini membuat kadar keton dalam tubuh meningkat.

Bagi sebagian orang, terutama penderita diabetes, perubahan metabolisme ini mungkin berbahaya. Sedangkan bagi orang yang merasa tidak memiliki masalah kesehatan sebelumnya pun, tubuh akan memperlihatkan gejala tertentu ketika kekurangan karbohidrat dalam jangka pendek, misalnya:

– Mual

– Pusing

– Konstipasi

– Lelah berlebihan (letargi)

– Dehidrasi

– Napas bau

– Kehilangan nafsu makan.

Nafas Bau

(Salah satu efek dari diet DEBM adalah nafas bau. Image : olympusview.com)

Baca Juga : Diet GM Turun 7 Kg dalam Seminggu

Dari segi medis, diet DEBM sebaiknya tidak dilakukan dalam jangka panjang. Pasalnya, Anda bisa mengalami masalah-masalah kesehatan, seperti:

– Berat badan rentan mengalami kenaikan kembali

– Sembelit

– Kolesterol tinggi, perut buncit, dan obesitas.

– Gangguan fungsi ginjal

– Osteoporosis.

Sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter atau ahli gizi sebelum menjalani diet DEBM. Mereka akan memberikan saran yang tepat mengenai boleh atau tidaknya Anda menjalani diet ini berdasarkan kondisi kesehatan Anda.

back to top